Outing SMA FG 2025
Bekasi, SMA FG – Pekan lalu, tepatnya pada hari Selasa, 7 Oktober 2025, para peserta didik SMA FG kelas X dan XI berkunjung ke Bandung. Kegiatan ini merupakan bagian dari Outing Class atau metode pembelajaran di luar kelas. Mereka mendapat banyak pelajaran dari kunjungannya ke Museum Sri Baduga dan Museum Geologi.
“Di sana (Museum Sri Baduga) saya belajar bagaimana Bandung terbentuk. Saya baru tahu kalau Bandung tuh dulunya danau,” kata Alviandy Saputra (XI-4) saat ditanya pasca kegiatan.
Dikutip dari laman Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB (fitb.itb.ac.id), area yang sekarang bernama Bandung -yang berbentuk cekungan- memang dahulu merupakan danau berukuran 60×40 km persegi. Diketahui bahwa Danau Bandung tersebut sudah ada sejak zaman Plestosen (sekitar 125.000 tahun yang lalu). Danau tersebut lambat laun menyusut pada zaman Holosen (6000 tahun yang lalu). Hingga kini, area tersebut menjadi kota besar.
“Museum Geologi itu tempatnya bagus banget. Dia tuh estetik. Di sana ada mesin simulasi gempa bumi,” kata Haikal Athariya Susanto (XI-3).
“Jadi, kita tuh masuk (ruang) kotak yang di dalamnya ada meja. Terus, kita dikasih tahu gimana kalau ada gempa bumi beneran. Terus, (mesin dinyalain dan) kita goyang dengan kekuatan gempa bumi beneran dengan skala 4 atau 5 (skala richter). Itu Si Alingga (teman Haikal) sampai muter-muter. Bener-bener keliling gitu sambil bilang, ‘Woi, gempa! Woi, gempa!’ Seru sih,” terangnya.
Di samping belajar dari pengalaman yang menyenangkan, peserta didik juga belajar dari pengalaman yang kurang mengenakkan.
“Yang gak enak itu pas di perjalanan. Sinyalnya (ponsel) jadi jelek,” ungkap Haikal.
Dari pengalaman tersebut, para peserta didik bisa belajar bersabar. Pun dengan demikian, mereka bisa menggunakan waktunya untuk berbincang dan bersenda gurau dengan rekan-rekannya alih-alih terus menggunakan gadget.
Cerita Alvian dan Haikal tentu hanya sedikit kisah yang mereka dapatkan dari pengalaman outing tersebut. Beberapa yang lain menyebut bahwa di sana mereka belajar tentang budaya dan sejarah di Museum Sri Baduga. Mereka juga mendapat pengetahuan tentang batu-batuan, berbagai macam bencan alam dan mitigasinya, dan lain sebagainya.
Mendapat pengetahuan secara langsung dari sumbernya merupakan salah satu tujuan dari kegiatan yang telah rutin dilakukan di SMA Future Gate ini. Selain itu, biasanya belajar dari pengalaman yang dirasakan langsung akan lebih lama diingat oleh para peserta didik. Mereka bisa belajar dari pengalaman yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan.
