Pelajaran Di Balik Penyembelihan Hewan Kurban
Bekasi, SMA FG – Pada hari Kamis pagi, 28 Mei 2026 area lapangan SMA Future Gate (SMA FG) tampak ramai. Beberapa siswa, guru, dan warga sekitar bekerja sama. Beberapa ada yang mengasah pisau dan golok. Ada juga yang menggelar alas, menyiapkan timbangan, kantung plastik, dan mesin gerinda. Pada hari itu dilaksanakan acara rutin tahunan di bulan Zulhijah, yakni penyembelihan hewan kurban.
Para siswa benar-benar terlibat. Mereka bukan hanya datang untuk menonton. Mereka menggiring kambing dan domba ke tempat penyembelihan. Beberapa juga praktik menyembelih dengan bimbingan salah satu guru. Yang lain belajar menguliti, mencacah tulang, memilah daging dan tulang, serta menimbang untuk dimasukkan ke kantung-kantung sebelum didistribusikan.
“Ada panitia inti yang terdiri dari Tim Anfiqu, para guru, perangkat sekolah, yayasan, dosen, dan juga dari OSIS. Kami mengajak mereka (OSIS) untuk turut andil dalam acara pemotongan hewan kurban tahun ini,” kata Pak Shidiq Al Hakim, S.Hum., Lc., ME, selaku ketua panitia kegiatan.
“Ikhtiar kami mengajak anak-anak OSIS agar menumbuhkan keterampilan manajemen, kepemimpinan, dan terbiasa ikut event sosial. Mudah-mudahan mereka bisa turut andil di kegiatan-kegiatan sosial lainnya di luar sekolah,” sambung Pak Shidiq.
Program ini diselenggarakan oleh Anfiqu (lembaga pengelola zakat dan sadaqah di wilayah Jatiasih Bekasi) yang bekerja sama dengan SMA Future Gate. Di tahun ini, hewan kurban yang disembelih di SMA FG berjumlah 18 ekor kambing/domba dan 1 ekor sapi. Para sohibul kurban adalah wali murid SMA FG, guru-guru SMA FG, dan orang-orang yang tinggal di sekitar sekolah. Proses penyembelihan hingga pembungkusan berlangsung dari pukul 08:00 hingga 12:00 WIB. Setelahnya, kegiatan berlanjut dengan pembagian paket daging untuk warga sekitar SMA FG.
Kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi siswa-siswa yang terlibat. Mereka merasa bisa belajar sesuatu yang baru -sesuatu yang tidak mereka pelajari di buku-buku pelajaran. Salah satunya adalah apa yang dialami oleh Haikal Dirham Ekbar siswa kelas XI-4 yang sekaligus merupakan anggota OSIS SMA FG.
“(Di kegiatan kurban ini) saya bertugas menguliti kambing dan memotong tulang,” kata Dirham.
“Selain itu, saya juga belajar untuk saling membantu, bekerja sama, dan berbagi kepada masyarakat sekitar. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat bagi mereka,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, SMA Future Gate bangga terhadap siswa-siswanya. Mereka tidak hanya memahami ibadah kurban secara teori, tetapi juga dapat berpartisipasi langsung dalam pelaksanaannya. Semoga nilai kepedulian, tanggung jawab, dan kerja sama dapat tumbuh dalam diri mereka melalui kegiatan-kegiatan yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat.
