PSAS 2025 di SMA FG: Harap Senang Ada Ujian
Bekasi, SMA FG – SMA Future Gate sukses menyelenggarakan Penilaian Akhir Semester (PSAS) pada 24–28 November 2025. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X hingga XII. Pelaksanaan PSAS berjalan tertib dan lancar.
Panitia juga memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai jadwal. Kehadiran pengawas di setiap ruang ujian, pengecekan kehadiran siswa, pengaturan waktu, hingga rekap nilai di akhir kegiatan dilakukan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa SMA Future Gate berkomitmen menjaga kualitas evaluasi pembelajaran sebagai bagian penting dari proses pendidikan.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PSAS tahun ini menghadirkan sistem penilaian yang lebih fleksibel. Para guru diberi kebebasan untuk memilih bentuk evaluasi yang paling sesuai dengan karakteristik mata pelajaran masing-masing. Ada tiga jenis penilaian yang dapat dipilih, seperti: tes tertulis, baik menggunakan kertas maupun Google Form, penugasan yang menekankan analisis atau proyek, serta penilaian berbasis praktikum untuk mata pelajaran yang membutuhkan demonstrasi keterampilan.

Fleksibilitas ini memungkinkan guru merancang penilaian yang lebih autentik dan relevan, sehingga kemampuan siswa dapat diukur secara lebih komprehensif. Beberapa guru memilih memberikan proyek akhir yang menuntut kreativitas siswa, sementara guru lainnya tetap menggunakan tes tertulis sebagai instrumen yang dianggap paling tepat. Tak sedikit pula mata pelajaran yang memanfaatkan praktikum sebagai bentuk penilaian untuk menunjukkan pemahaman siswa secara langsung.
Tahun ini, PSAS SMA Future Gate juga menghadirkan sentuhan berbeda dari sisi suasana ujian. Alih-alih memakai frasa umum “Harap Tenang Ada Ujian,” SMA Future Gate memilih menggunakan slogan yang tidak biasa, yakni “Harap Senang Ada Ujian”. Slogan ini dipasang di pinggir lapangan utama sekolah, yang dengan banner besar dan memungkinkan semua siswa melihatnya saat memasuki area sekolah.
Pemilihan slogan tersebut memiliki alasan tersendiri. Ketua panitia PSAS menjelaskan bahwa hal tersebut memang disengaja.
“Tim panitia sengaja membuat slogan seperti itu, Harap Senang Ada Ujian. Agar mereka (para siswa) senang,” kata Pak Achmad Salman Alfarisi, M.Si. selaku ketua PSAS 2025.
“Dibalik ujian itu ada kenikmatan, ya: dapat liburan, tugas semua selesai, tenang semua pikiran. Meskipun di awal akan ada banyak problem gitu,” tambahnya.
Memang sebagai muslim, kita perlu yakin bahwa ‘di setiap kesulitan, selalu ada kemudahan’ seperti yang tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Insyirah ayat 5-6. Rasanya ayat ini cocok jika digunakan sebagai slogan ujian di sekolah. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, pakar tafsir abad 14 H menjelaskan ayat tersebut bahwa semua kesulitan meski mencapai tingkat seberapa pun pada akhirnya kemudahan akan menyertainya. Semoga para siswa juga bisa belajar memaknai setiap ‘kesulitan’ yang ada di sekolah.
Dengan selesainya PSAS tahun ini, SMA Future Gate berharap siswa dapat memetik hikmah dari proses evaluasi yang lebih beragam ini.
