Kurban Jadi Jalan, Berbagi Jadi Tujuan
Bekasi, SMAFG – Pada hari Tasyrik pertama SMA Future Gate melaksanakan kegiatan kurban di momen Idul Adha tahun ini. Seluruh elemen sekolah dan masyarakat sekitar turut terlibat aktif dalam kegiatan ini. Mereka bekerja bersama dari proses penyembelihan hingga pendistribusian daging hewan kurban.
Tahun ini, ada 22 kambing dan 1 sapi yang dipotong di SMA FG. Dalam prosesnya, siswa-siswa selalu dilibatkan. Mereka bisa belajar menyembelih, menguliti, mencacah, dan menimbang daging sesuai dengan ketentuan. Bahkan, siswa-siswa pun dilibatkan dalam pembagian daging kurban ke warga-warga yang tinggal di sekitar sekolah.
Selain mengajarkan para siswa tentang pentingnya berbagi, kegiatan tahunan di SMA FG ini juga diharapkan bisa semakin belajar tentang keikhlasan sebagai relawan. Selain itu, semoga mereka belajar dari orang-orang yang memberikan hewan kurban terbaiknya sebagai upaya untuk menunjukkan takwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Pendapat Siswa tentang Kegiatan Kurban
Berikut beberapa siswa yang mengikuti kegiatan kurban di SMA FG. Mereka berbagi pengalamannya bergabung dengan relawan lainnya dari guru dan beberapa warga sekitar sekolah.
“(Motivasi mengikuti kegiatan ini) yang pertama, ingin mendapatkan pahala dari Allah. Kedua, ingin mencari pengalaman,” ungkap Nathan Farrel Ar-Rasyid (Nathan).
Nathan adalah siswa kelas X-3 SMA FG. Dia bersama dua teman kelasnya, Rafif Irsyad Buntarno dan Idris Asadul Asad adalah tiga dari beberapa siswa yang bergabung. Kegiatan ini mereka ikut dengan sukarela. Merasakan manfaat dari program ini, mereka berencana mengikutinya tahun depan.
“InsyaAllah akan ikut lagi tahun depan,” jawab mereka.
Pesan Ustaz
Alhamdulillah, kegiatan kurban SMA FG berlangsung dengan lancar. Tidak ditemukan kendala berarti dalam prosesnya. Salah satu ustaz yang ada di lokasi ustaz Kukuh Prasetyo menyampaikan pesan bagi para pekurban dan relawan.
“Kurban itu adalah mempersembahkan sesuatu yang kita cintai dengan maksud bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Makanya, usahakan kalau berkurban itu yang kita cintai. Cari yang paling bagus, yang paling sehat, dan yang mampu Anda beli, Anda kurbankan untuk Allah subhanahu wa ta’ala itu yang paling afdal. Wallahu a’lam bishawab,” pesan dari ustaz Kukuh yang merupakan salah satu penanggung jawab di kegiatan kurban SMA FG.
“(Untuk para relawan) yang perlu dipersiapkan ya, niatnya lillahi ta’ala. Terus menimba ilmu dan bantu orang. Belajar dulu. Kalau nggak belajar ya nggak bisa. Jangan hanya menonton doang. InsyaAllah akan dibantu oleh yang sudah bisa. Termasuk hikmah kurban adalah menyembelih hewan kurban sendiri karena Nabi (Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam) selalu menyembelih sendiri,” tukasnya.
